Dua Negara ini berperang karena sepak bola


Siapa sangka perang bisa terjadi karena hal sepele, karena sebuah rivalitas sepak bola dua negara bertetangga ini yakni El Salvador dan Honduras harus berperang, masalah ini dipicu oleh persaingan kedua negara di ajang piala dunia, ketegangan mencapai puncaknya saat ronde kedua babak penyisihan piala dunia tahun 1970.

Kedua Negara ini pada dasarnya memang telah memiliki sengketa politik pada tahun 1968 yang mana pada saat kepemimpinan presiden Lopez Arellano, Honduras mengalami krisis ekonomi dimana pemerintah menuding krisis disebabkan oleh migrasi warga El Salvador yang kemudian menduduki paksa tanah-tanah milik warga Honduras, saat itu ada sekitar 300.000 warga El Salvador di Honduras melakukan Eksodus ke Negaranya.

Ketegangan pun berlanjut, sebagian warga El Salvador yang masih tinggal di Honduras mengalami kekerasan dan intimidasi dan pada Bulan Juni 1969 tim nasional dari kedua negara harus bertemu pada ajang penyisihan piala dunia 1970 Meksiko yang mana kedua negara harus menjalani pertandingan kandang dan juga tandang.

Pada Leg pertama babak penyisihan yang dimainkan di ibukota Honduras, Tegucigalpa tim nasional Honduras berhasil memetik kemenangan kemudian pada Leg kedua yang dimainkan di El Salvador justru El Salvador yang memenangkan pertandingan, pada saat pertandingan kedua negara ini selesai permasalahan mulai muncul dimana media masa dari kedua negara mulai mengabarkan kekisruhan yang terjadi seusai pertandingan berlangsung.

Media Honduras mengabarkan terjadinya pemukulan, pembakaran mobil dan penganiayaan terhadap suporter Honduras selama di Salvador sedangkan media El Salvador justru mengabarkan sebaliknya dimana supporter Honduras melakukan penyerangan terhadap supporter El salvador oleh warga Honduras dan polisi selama pertandingan di Honduras.

Permusuhan di lapangan hijau ini kemudian merembet kemana mana sampai akhirnya ke dua Negara memutuskan hubungan diplomatik dan puncaknya pada bulan Juli 1969 El Salvador akhirnya menyerang Honduras dan perang akhirnya pecah antar dua negara tersebut.

Perang akhirnya berakhir setelah dilakukan negosiasi yang pada akhirnya El Salvador menarik tentaranya dari Honduras pada Agustus 1969, perang kedua negara ini juga dikenal sebagai perang 100 jam yang terjadi selama 4 hari.